1 Menentukan produk yang memiliki tingkat penjualan tinggi untuk dijual.
Pendahuluan
Halo assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh! Kali ini kita akan membahas tips memilih produk yang laris di internet. Bagi Anda yang baru memulai jualan online, mungkin sering bingung menentukan produk apa yang ingin dijual. Sedangkan bagi Anda yang sudah memiliki produk atau bisnis sebelumnya, Anda perlu mencocokkan produk Anda dengan potensi di internet, seperti di Facebook, Instagram, dan media sosial lainnya. Dalam blog ini, saya akan memberikan beberapa tips untuk memilih produk yang tepat dan berpotensi laris di internet.
Tips Memilih Produk yang Laris di Internet
Cocokkan dengan Diri Sendiri
Langkah pertama yang perlu diperhatikan ketika memilih produk adalah memastikan bahwa produk tersebut cocok dengan diri sendiri. Sebelum Anda mencari supplier dan mempromosikannya, pastikan produk yang akan Anda jual sesuai dengan minat dan kesukaan Anda. Ketika Anda cocok dengan produk yang Anda jual, Anda akan lebih enjoy dalam menjualnya. Jangan hanya ikut-ikutan melihat orang lain menjual produk tertentu. Pastikan produk yang Anda jual sesuai dengan kepribadian dan minat Anda sendiri.
Tentukan Target Pasar
Tips selanjutnya adalah menentukan target pasar. Hal ini sangat penting karena banyak orang yang memulai dengan memiliki produk, tetapi bingung untuk menjualnya kepada siapa. Tentukan target pasar Anda dengan cara mengidentifikasi demografi, seperti usia, lokasi, jenis kelamin, pekerjaan, dan kebiasaan mereka. Apa masalah yang mereka hadapi dan bagaimana produk Anda dapat membantu mereka? Catatlah semua informasi ini agar Anda dapat mempromosikan produk Anda dengan lebih tepat sasaran.
Tentukan Profit Minimal
Tips berikutnya adalah menentukan profit minimal yang ingin Anda dapatkan. Jika Anda ingin menggunakan iklan organik, Anda dapat memulai dengan profit minimal sebesar 50.000 - 40.000 rupiah karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya iklan. Namun, jika Anda menggunakan iklan berbayar, disarankan untuk menargetkan profit minimal sebesar 100.000 rupiah atau minimal 50.000 rupiah jika Anda ingin mendapatkan keuntungan tipis-tipis. Pastikan Anda telah menemukan produk yang sesuai sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tahap Riset Produk
Facebook Marketplace
Untuk tahap riset pertama, Anda dapat menggunakan Facebook Marketplace. Ini adalah langkah yang paling mudah untuk memulai jualan online. Facebook Marketplace adalah tempat di mana orang dapat mencari dan menjual barang. Masuklah ke Facebook Marketplace dan ketiklah kata kunci produk yang ingin Anda riset. Lihatlah saran yang muncul dari Facebook Marketplace sebagai tolak ukur apakah produk tersebut layak untuk dijual di sana atau tidak. Jika ada saran yang muncul, berarti ada orang yang mencari produk tersebut dan Anda dapat mempertimbangkan untuk menjualnya di Facebook Marketplace. Jika tidak ada saran yang muncul, maka produk tersebut mungkin tidak memiliki potensi di Facebook Marketplace.
Facebook Ad Library
Selanjutnya, Anda dapat menggunakan Facebook Ad Library untuk melakukan riset produk berbayar. Buka Facebook dan buka tab baru "Ad Library". Tool ini memungkinkan Anda untuk melihat iklan yang sedang berjalan di Facebook. Anda dapat melihat iklan yang terbaru dan paling lama berjalan. Pilih iklan yang sudah berjalan lama dan masih aktif karena ini menunjukkan bahwa produk tersebut laris dan menguntungkan. Perhatikan konten iklan dan landing page-nya untuk dijadikan acuan dalam membuat iklan Anda sendiri.
Terakhir, Anda dapat menggunakan Instagram untuk riset produk. Buka Instagram dan masukkan kata kunci produk yang ingin Anda riset. Lihatlah postingan-postingan teratas dan perhatikan jumlah like dan komentar yang diterima. Jika ada banyak like dan komentar, artinya produk tersebut potensial untuk dijual di Instagram secara organik. Gunakan informasi ini untuk menentukan apakah produk tersebut layak untuk dipromosikan di Instagram atau tidak.
Kesimpulan
Dalam memilih produk yang laris di internet, Anda perlu mempertimbangkan kesesuaian dengan diri sendiri, menentukan target pasar, dan menentukan profit minimal yang ingin Anda dapatkan. Selain itu, Anda dapat melakukan riset menggunakan Facebook Marketplace, Facebook Ad Library, dan Instagram untuk mengetahui apakah produk tersebut memiliki potensi di platform-platform tersebut. Setelah memilih produk yang tepat, jangan lupa untuk mencari supplier yang terpercaya dan menawarkan harga paling murah. Praktekkan tips-tips ini setelah menonton video ini dan semoga sukses dalam menjual produk Anda di internet.
https://www.youtube.com/embed/rtHME4Ed5Pk?autoplay=0&controls=0&disablekb=1&playsinline=1&cc_load_policy=0&cc_lang_pref=auto&widget_referrer=https%3A%2F%2Fsohib.qolan.id%2Fmember-content%2Fqolan-skill%2F%3Fchapter%3D0%26lesson%3D0&rel=0&showinfo=0&iv_load_policy=3&modestbranding=1&customControls=true&noCookie=false&enablejsapi=1&origin=https%3A%2F%2Fsohib.qolan.id&widgetid=1
2 Menemukan Sumber Barang supplier tangan pertama dengan Biaya Paling Rendah
Bagian 1: Mencari Produk yang Laris
Halo teman-teman! Selamat datang di video series Colan Skill. Pada video sebelumnya, kita telah mempelajari cara mencari produk yang laris. Sekarang, kita akan belajar mencari suppliernya. Jadi, bagi Anda yang belum memiliki produk, tenang saja. Anda tetap bisa jualan online dengan barang dari supplier pertama.
Mencari Supplier
Contohnya, saya menemukan produk Winning. Sekarang saya ingin mencari supplier produk ini. Pertama, saya membuka landing page-nya dan melihat ringkasan. Kemudian, saya melihat landing page-nya dan mendownload gambar produk tersebut.
Selanjutnya, saya membuka tab baru dan mencari menggunakan Google Image. Google Image akan membantu kita mencari produk ini. Tinggal upload gambar yang sudah kita download tadi. Google akan menampilkan referensi di mana produk ini ada, seperti Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak. Biasanya, saya mencarinya di Shopee karena menurut saya lebih mudah dan enak untuk digunakan.
Pada Shopee, saya melihat jam tangan yang sama dengan gambar yang sudah saya download tadi. Harganya adalah Rp31.800. Kita perlu cek dulu harga di landing page tadi. Jam ini dijual dengan harga Rp99.000. Jadi, kalau kita modalnya Rp31.000, masih oke. Masih ada margin sekitar Rp60.000.
Teman-teman juga bisa mencari ke bawah. Di bagian produk serupa, biasanya ada yang lebih murah atau penjualannya lebih banyak. Jadi, supplier tangan pertama di Shopee memiliki ciri-ciri harga termurah dan jumlah terjual terbanyak. Misalnya, produk ini sudah terjual 3.7.000 dan harganya juga paling murah.
Selanjutnya, cek juga bagian penilaian produk. Di sini, kita bisa melihat apakah produk ini cocok dijual dengan harga Rp99.000. Terutama, perhatikan bagian yang ada fotonya. Lihat juga review-review dari pembeli sebelumnya.
Cara Drops dan Alur Pesanan
Bagaimana cara dropsnya? Jika ada yang pesan, bagaimana alur pesanannya?
Pertama, Anda bisa cek dulu pemilik barang ini dengan mengirim pesan. Ketikkan "Halo Kak, apakah bisa saya dropship produk ini?" Biasanya, mereka akan membalas. Jika ada yang pesan, calon pembeli ini bisa Anda arahkan untuk transfer terlebih dahulu. Cara membuat mereka mau transfer akan dijelaskan dalam materi teknik closing.
Jika Anda sudah melakukan tes promosi dan peminatnya banyak, serta mereka bersedia untuk transfer, cara ordernya cukup mudah. Anda cukup order langsung di Shopee. Pilih warna yang diinginkan dan saat check out, cek di bagian "kirim sebagai dropshipper". Anda masukkan nama toko Anda dan proses transfer seperti biasa.
Metode pertama adalah pembeli transfer terlebih dahulu kepada Anda. Misalnya, harga jamnya Rp99.000 dan pembeli transfer Rp9.000. Kemudian, Anda orderkan ke Shopee sebagai dropshipper dengan mengubah alamat pengiriman sesuai dengan alamat customer.
Jika ada pembeli yang enggan untuk transfer dan meminta metode pembayaran COD, Anda bisa melakukan langkah berikut. Setelah Anda melakukan promosi dan peminatnya banyak, Anda bisa pesan barang terlebih dahulu. Untuk tahap awal, pesanlah lima atau tiga barang untuk testing. Pesan ke alamat Anda terlebih dahulu, kemudian baru Anda kirimkan ke audiens atau pembeli.
Jika Anda memiliki stok barang, misalnya lima atau sepuluh barang, Anda tidak perlu modal yang besar. Jika modalnya Rp31.000, maka stok 5 barang hanya Rp150.000 atau stok 10 barang seharga Rp300.000.
Jika ada transaksi COD, setelah barangnya sampai ke alamat Anda, Anda bisa melakukan transaksi COD menggunakan beberapa platform. Anda bisa menggunakan order online. Video cara input orderan di order online akan dijelaskan dalam video berikutnya.
Jadi, Anda bisa kirim secara COD menggunakan platform order online ini. Namun, jika rumah Anda jauh dari supplier, misalnya saya berada di Pekanbaru dan suppliernya di Pulau Jawa, maka akan memakan waktu dan ongkos kirim yang lebih besar. Solusinya akan dijelaskan dalam video berikutnya agar bisa COD langsung dari supplier tanpa harus mengirim dulu ke alamat Anda.
https://www.youtube.com/embed/n2Dq2LVMAWk?autoplay=0&controls=0&disablekb=1&playsinline=1&cc_load_policy=0&cc_lang_pref=auto&widget_referrer=https%3A%2F%2Fsohib.qolan.id%2Fmember-content%2Fqolan-skill%2F%3Fchapter%3D0%26lesson%3D1%26nocache&rel=0&showinfo=0&iv_load_policy=3&modestbranding=1&customControls=true&noCookie=false&enablejsapi=1&origin=https%3A%2F%2Fsohib.qolan.id&widgetid=1
3.

















































































